sedikit mengenai DATA,SASD,DASD

DATA
Data merupakan nilai kualitatif maupun kuantitatif variabel , milik satu set item. Data dalam komputasi (atau pengolahan data ) sering diwakili oleh kombinasi dari item diatur dalam baris dan beberapa variabel terorganisir dalam kolom. Data biasanya hasil pengukuran dan dapat divisualisasikan dengan menggunakan grafik atau gambar . Data sebagai konsep abstrak dapat dilihat sebagai tingkat terendah abstraksi dari mana informasi dan pengetahuan kemudian berasal. Data mentah , yaitu, data yang belum diproses, mengacu pada koleksi angka , karakter , dan merupakan istilah relatif, pengolahan data umumnya terjadi oleh tahapan, dan “Data olahan” dari satu tahap dapat dianggap sebagai “data mentah” dari berikutnya. data lapangan mengacu pada data mentah yang dikumpulkan dalam sebuah terkendali in situ lingkungan. data yang Eksperimental mengacu pada data yang dihasilkan dalam konteks penyelidikan ilmiah oleh pengamatan dan pencatatan.
Data kata adalah bentuk jamak dari datum, netral past participle dari Latin berani, “memberi”, maka “sesuatu yang diberikan”. Dalam diskusi masalah dalam geometri , amatematika , teknik , dan sebagainya, istilah kodrat dan data yang digunakan secara bergantian. Penggunaan tersebut adalah asal data sebagai konsep dalam ilmu komputer atau pengolahan data : data angka, kata-kata, gambar, dll, diterima sebagai mereka berdiri.
Istilah data, informasi dan pengetahuan yang sering digunakan untuk tumpang tindih konsep. Perbedaan utama adalah dalam tingkat abstraksi yang dipertimbangkan. Data adalah tingkat terendah abstraksi, informasi adalah tingkat berikutnya, dan akhirnya, pengetahuan adalah tingkat tertinggi di antara ketiganya. [18] Data sendiri membawa makna. Untuk data menjadi informasi, maka harus ditafsirkan dan mengambil makna. Misalnya, ketinggian Mt. Everest umumnya dianggap sebagai “data”, sebuah buku tentang Mt. Karakteristik geologi everest dapat dianggap sebagai “informasi”, dan laporan yang berisi informasi praktis tentang cara terbaik untuk mencapai Mt. Puncak Everest dapat dianggap sebagai “pengetahuan”.
Informasi sebagai sebuah konsep beruang keragaman makna, dari penggunaan sehari-hari untuk pengaturan teknis. Secara umum, konsep informasi berkaitan erat dengan pengertian tentang kendala,, komunikasi kontrol, data, bentuk, instruksi, yang berarti pengetahuan,, stimulus mental, pola, persepsi, dan representasi. Beynon-Davies menggunakan konsep tanda untuk membedakan antara data dan informasi, data adalah simbol sedangkan informasi terjadi ketika simbol yang digunakan untuk merujuk kepada sesuatu.
Informasi adalah orang-orang dan komputer yang mengumpulkan data dan menerapkan pola di atasnya. Pola-pola ini dilihat sebagai informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan. Pola-pola ini dapat diartikan sebagai kebenaran, dan berwenang sebagai kriteria estetika dan etika. Peristiwa yang meninggalkan sisa-sisa fisik atau virtual dipahami dapat ditelusuri kembali melalui data. Perangkat komputasi mekanik diklasifikasikan sesuai dengan cara-cara yang mereka wakili data. Sebuah komputer analog merupakan datum sebagai, jarak posisi tegangan,, atau kuantitas fisik lainnya. Sebuah komputer digital merupakan datum sebagai urutan simbol yang diambi dari tetap alfabet . Komputer digital yang paling umum menggunakan alfabet biner, yaitu, sebuah alfabet dari dua karakter, biasanya dilambangkan “0” dan “1”. Representasi lebih akrab, seperti angka atau huruf, kemudian dibangun dari alfabet biner.
Beberapa bentuk khusus dari data yang dibedakan. Sebuah program komputer adalah kumpulan data, yang dapat diartikan sebagai instruksi. Bahasa komputer yang paling membuat perbedaan antara program dan data lainnya yang beroperasi program, namun dalam beberapa bahasa, terutama Lisp bahasa dan yang sejenis, program pada dasarnya dibedakan dari data lain. Hal ini juga berguna untuk membedakan metadata , yaitu, deskripsi dari data lainnya. Sebuah istilah yang sama namun sebelumnya untuk metadata adalah “data tambahan.” Contoh prototipikal dari metadata adalah katalog perpustakaan, yang merupakan gambaran dari isi buku..
1. Serial (sequential) access storage device (SASD), Media penyimpan untuk mengisikan record yang diatur dalam susunan tertentu. Data pertama harus diproses pertama kali, data kedua diproses kedua kali, dst. Contoh : Magnetic Tape, Punched Card, Punched Paper Tape.
2. Direct (langsung) access storage device (DASD), Mekanisme baca atau tulis yang diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urut. Komputer mikro memiliki disk drive dan hard disk. Contoh : Magnetic Disk, Floppy Disk, Mass Storage.
Data yang disimpan di suatu media penyimpanan juga perlu diorganisasikan agar sesuai dengan teknik atau cara pengolahan data yang akan dilakukannya kemudian. Ada 4 teknik dasar pengorganisasian data, yaitu.
1. Sequential(berurutan), record pertama yang dmasukkan akan menempati posisi pertama di media penyimpanannya, dan seterusnya. Contohnya sederhananya :kaset
2. Relative, dapat memproses record yang mana saja secara langsung tanpa harus melalui (membaca) record-record yang lainnya. Contoh sederhananya Compac Disk.
3. Index Sequential, dapat digambarkan sebagai meyusun kata dalam sebuah kamus. Kita dapat mencari kata dalam kamus secara sequential maupun dengan memanfaatkan indeksnya.
4. Multi key, mengakses data dengan menggunakan banyak atribut kunci (key field). Pengorganisasian ini hampir sama dengan organisasi file relatif, bedanya, pengorganisasian relatif hanya memiliki sebuah key field, sedang organisasi ini memiliki lebih dari satu key field.
Pemrosesan Data Adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.
Pemrosesan data dibagi menjadi 3 yaitu:
-Pemrosesan Batch, Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus dalam batch. Kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.

– Pemrosesan On-Line, Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.

– Sistem Real Time, Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik.

1. Batch processing adalah pelaksanaan dari serangkaian program (” pekerjaan “) pada komputer tanpa intervensi manual. Jobs ditetapkan sehingga mereka dapat dijalankan sampai selesai tanpa intervensi manual, sehingga semua data input yang terpilih melalui script atau parameter baris perintah . Hal ini berbeda dengan “online” atau program interaktif yang meminta pengguna untuk input tersebut. batch processing. Batch processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses. Contoh dari penggunaan batch processing adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan. Berikut ini adalah beberapa prinsip kunci, pedoman, dan pertimbangan-pertimbangan umum untuk mempertimbangkan ketika membangun sebuah solusi batch. Sebuah arsitektur batch biasanya mempengaruhi arsitektur secara on-line dan sebaliknya. Desain dengan kedua arsitektur dan lingkungan dalam pikiran dengan menggunakan blok bangunan umum bila memungkinkan. Menyederhanakan sebanyak mungkin dan menghindari bangunan struktur logis kompleks dalam aplikasi batch tunggal.
2. ONLINE PROCESSING Merupakan sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan online processing adalahtransaksi online (E-commerce, Ebay, Internet Banking, Reservation Ticket, Pendaftaran Online,dll). Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan. Salah Satu Contoh Perkembangan Online Processing (E-Commerce). Perkembangan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat. Kebutuhan masyarakat akan informasi pun meningkat seiiring berkembangnya teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi yang paling berkembang di masyarakat saat ini adalah teknologi jaringan internet. Kebutuhan masyarakat akan informasi pun terjawab dengan adanya teknologi jaringan internet yang bisa memenuhi kebutuhan akan informasi dengan cepat. Masyarakat dari berbagai kalangan pun sudah tak asing lagi dengan teknologi jaringan internet ini. Mereka sudah bisa mengakses atau menggunakan jaringan internet sesuai kebutuhan mereka, ada yang memanfaatkan jaringan Wi-fi (Wireless Fidelity) yang memungkinkan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat, ada juga yang mengunakan layanan dari berbagai provider. Belum lagi saat ini semua provider bersaing untuk memberikan fasilitas internet pada telphone genggam dengan gratis atau tarif yang sangat rendah. Dengan demikian kapan pun, di mana pun semua orang sudah bisa mengakses internet.
3. Real time prosessing. Real-time systems. Sistem real-time adalah mekanisme pengontrolan, perekaman data, pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. Perbedaan dengan sistem on-line adalah satuan waktu yang digunakan real-time biasanya seperseratus atau seperseribu detik sedangkan on-line masih dalah skala detik atau bahkan kadang beberapa menit. Perbedaan lainnya, on-line biasanya hanya berinteraksi dengan pemakai, sedangkan real-time berinteraksi langsung dengan pemakai dan lingkungan yang dipetakan. Kelebihan Pemrosesan Secara Real Time.

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Batch_processing

http://en.wikipedia.org/wiki/Data

http://ichnurezha.wordpress.com/2011/03/04/perbedaan-batch-processing-dan-online-processing/

http://cyrillusdodi.blogspot.com/2011/11/pengertian-pemrosesan-data-real-time.html

http://jamil15.wordpress.com/2011/10/

http://zonaekis.com/konsep-data-dan-informasi

Tentang ginanjar05

lalla
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di TUGAS, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s